PUSPA (Puskesmas Terpadu dan Juara)


  1. Tentang PUSPA (Puskesmas Terpadu dan Juara)
  2. Program PUSPA (Puskesmas Terpadu dan Juara) merupakan kolaborasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang didukung oleh Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) dalam memperkuat respon Covid-19 pada puskesmas. Program ini akan merekrut 500 tenaga kesehatan sebagai Field Officer yang akan ditugaskan di 100 puskesmas di 12 kota / kabupaten di Jawa Barat. Program PUSPA bertujuan untuk memperkuat upaya deteksi, lacak kasus, edukasi publik terkait 3M, menyiapkan vaksinasi Covid-19 hingga memastikan pemenuhan layanan kesehatan esensial di 100 puskesmas di 12 kota/kabupaten di Jawa Barat.

  3. Tentang Pencerah Nusantara
  4. Program PUSPA mengadopsi model dan konsep Pencerah Nusantara, sebuah inisiatif masyarakat sipil yang bertujuan memperkuat layanan kesehatan primer. Sejak diperkenalkan pada tahun 2012, Pencerah Nusantara mendorong perubahan kesehatan di 130 desa, 16 kabupaten bagi 262.000 penerima manfaat hingga tahun 2019. Untuk memperkuat sistem kesehatan nasional, kita harus memulai dari pelayanan kesehatan yang terdekat dengan masyarakat seperti Puskesmas. Puskesmas mengampu upaya kesehatan perseorangan dan upaya kesehatan masyarakat karena pada dasarnya pembangunan kesehatan adalah tanggung jawab semua orang.

    Alasan itulah yang menjadi dasar komitmen CISDI pada program penguatan layanan kesehatan primer bernama Pencerah Nusantara. CISDI telah memberangkatkan lebih dari 200 tenaga kesehatan yang tergabung sebagai Pencerah Nusantara ke daerah-daerah dengan masalah kesehatan yang kompleks sejak 8 tahun yang lalu. Pembelajaran demi pembelajaran turut mempertajam portofolio kami pada advokasi kebijakan kesehatan, pemberdayaan masyarakat, serta manajemen Puskesmas. Walhasil, Pencerah Nusantara tidak hanya menciptakan dampak bagi penerima manfaat di 16 kabupaten, tetapi juga memperoleh pengakuan global dan nasional. Kementerian Kesehatan RI mengadopsi dan mereplikasi secara nasional model Pencerah Nusantara menjadi Nusantara Sehat.

  5. Kemitraan
  6. Program ini merupakan program inovasi Pemerintah Provinsi Jawa Barat yang didukung oleh Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI) sebagai upaya respon Covid-19 di 12 kota/kabupaten di Jawa Barat

  7. Jumlah tenaga yang direkrut
  8. 500 orang

  9. Lokasi
  10. 100 puskesmas di 12 kota/kabupaten Jawa Barat

    • Kota Bekasi
    • Kota Depok
    • Kota Bandung
    • Kabupaten Bekasi
    • Kota Cimahi
    • Kabupaten Bogor
    • Kota Bogor
    • Kabupaten Karawang
    • Kabupaten Bandung
    • Kota Tasikmalaya
    • Kabupaten Sumedang
    • Kabupaten Bandung Barat
  11. Periode kerja
  12. Maret - Agustus 2021

  13. Proses rekrutmen
    1. Seleksi Administratif
    2. Seleksi Cognitive-Based Test (CBT)
    3. Tes Psikologi
    4. Wawancara Panel
    5. Pelatihan
    6. Keberangkatan
  14. Lokasi pendaftaran
  15. http://pencerahnusantara.org/jabar

  16. Dokumen pendaftaran
    • STR atau surat kererangan proses pengurusan STR
    • Ijazah
    • KTP/NIP-BPJS Kesehatan
  17. Kompensasi
    • Upah bulanan dan tunjangan rutin
    • Tes rapid antigen atau RT-PCR secara rutin
    • Asuransi BPJS Kesehatan & Ketenagakerjaan

Pertanyaan lainnya


  1. Apakah kesempatan ini hanya ditujukan bagi tenaga kesehatan?
  2. Ya

  3. Apakah program ini berhubungan dengan program Pencerah Nusantara?
  4. Program ini mengadopsi model dan konsep program Pencerah Nusantara dalam memperkuat puskesmas dengan pengembangan sesuai konteks Provinsi Jawa Barat

  5. Apakah saya bisa mendaftar jika saya adalah alumni Pencerah Nusantara / Nusantara Sehat?
  6. Ya

  7. Jika profesi saya non-kesehatab dan saya ingin berkontribusi sebagai relawan, apakah saya bisa mendaftar?
  8. Tidak

  9. Berapa jumlah anggota tim di setiap lokasi penugasan?
  10. 5 orang anggota tim yang terdiri dari 3 field officer external dan 2 field officer internal puskesmas

  11. Apakah program ini dikelola menggunakan APBD?
  12. 75% biaya program ini dikelola oleh APBD dan 25% biaya program ini didukung oleh mitra non-pemerintah dan filantropi

  13. Apakah pendaftaran dilakukan secara daring (online)?
  14. Ya, seluruh rangkaian seleksi dari pendaftaran hingga wawancara dilakukan secara daring.

  15. Apakah setelah melakukan pendaftaran saya menerima pemberitahuan lolos seleksi atau tidak?
  16. Panitia hanya menghubungi peserta yang terpilih dan lolos ke tahap seleksi berikutnya. Sayangnya, jika kamu tidak menerima informasi dari panitia, artinya Anda belum berhasil melewati tahapan seleksi.

  17. Saat ini saya memiliki pekerjaan tetap. Jika saya terpilih, apakah saya harus mengundurkan diri dari pekerjaan saya?
  18. Jika terpilih, Anda akan menandatangani perjanjian kerja yang menyatakan bahwa Anda akan fokus 100% melaksanakan tugas dan tanggung jawab sebagai Field Officer selama 6 bulan. Pemprov Jabar dan tim pengelola berharap Anda dapat siap menjalani konsekuensi ini.

  19. Bagaimana dengan keamanan Field Officer yang bertugas di masa pandemi?
  20. Pemprov Jabar dan tim pengelola memastikan ketersediaan fasilitas pemeriksaan secara rutin, proteksi dan koordinasi intens untuk mengantisipasi dinamika situasi yang mungkin terjadi.


Narahubung


Center for Indonesia's Strategic Development Initiatives (CISDI)

Jl. Probolinggo No. 40C, Menteng, Jakarta Pusat

DKI Jakarta 10330, Indonesia


Kontak

PUSPITA (+6285156964996)


Pencerah Nusantara

@PencerahNusa